Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

Sering Begadang Picu Kematian Dini


Kegemaran begadang dan kurang tidur tak baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian mengungkap, pria denganinsomnia kronis memiliki risiko meninggal lebih cepat empat kali lipat dibandingkan mereka yang memiliki pola tidur sehat.
Oleh karenanya, perlu pola tidur sehat jika tak ingin mengalami mati muda.

Kesimpulan itu berdasar penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran terkait tidur. Penelitian memelajari pola tidur 1.000 wanita dan 741 pria sejak 1990. Delapan persen wanita dan empat persen pria memiliki insomnia kronis dengan tidur kurang dari

Jumat, 20 Mei 2011

Daftar 9 Penyakit Menular yang diakibatkan Oleh Satwa Liar

Penyakit menular yang Akibat dari Satwa Liar berikut pasti sudah sering didengar, seperti: HEPATITIS, TUBERCULOSA (TBC), RABIES, CACING, TOXOPLASMOSIS, PSITACOSIS, SALMONELLOSIS, LEPTOSPIROSIS dan HERPES.

Dan berikut ini adalah penjelasannya:

1. Hepatitis
Di seluruh dunia diperkirakan 2 milyar manusia telah terinfeksi penyakit hepatitis. Dua juta orang meninggal tiap tahunnya atau tiap menitnya ada 4 orang meninggal akibat kasus penyakit tersebut. Kecepatan penularan penyakit hepatitis 4 kali lebih cepat dari penyakit HIV. Penularan penularan penyakit hepatitis ini melalui aliran darah, plasenta bayi bagi ibu yang mengandung serta cairan tubuh seperti sperma, vagina, dan air liur.

Orang yang terkena hepatitis, hatinya akan rusak. Perutnya tampak membesar, muntah, diare dan kulit berwarna kekuningan. Fungsi hati yang menyaring racun telah hancur oleh virus ini, akibatnya kematian mengancam penderita hepatitis.

Satwa primata (bangsa kera dan monyet) dapat menularkan penyakit hepatitis melalui gigitan atau cakaran. Hati-hati memelihara primata, karena barangkali primata itu terinveksi hepatitis dan sekali dia menggigit anda maka anda berisiko tertular hepatitis.

2. Tuberculosa (TBC)
TBC adalah penyakit yang menyebabkan kematian terbesar kedua di Indonesia. Gejala yang ditimbulkan antara lain gangguan pernafasan seperti sesak nafas, batuk sampai berdarah, badan tampak kurus kering dan lemah. Penularan penyakit ini sangat cepat karena ditularkan melalui saluran pernafasan.

Selain manusia satwapun dapat terinfeksi dan menularkan penyakit TBC melalui kotorannya. Jika kotoran satwa yang terinveksi itu terhirup oleh manusia maka membuka peluang manusia akan terinveksi juga penyakit TBC. Penyakit Tuberculosis bersifat menahun atau berjalan kronis, sehingga gejala klinisnya baru muncul jika sudah parah.

Satwa yang punya potensi besar menularkan penyakit TBC ke manusia adalah primata, misalnya orangutan, owa dan siamang.

3. Rabies
Penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus ini dikenal juga sebagai penyakit anjing gila. Penyakit yang menyerang susunan syaraf pusat ini dapat ditularkan ke manusia lewat gigitan satwa. Kasus gigitan hewan penyebar rabies adalah anjing (90%), kucing (3%), kera (3%) dan satwa lain (1%).

Gejala yang ditimbulkan bila terinfeksi rabies pertama-tama adalah tingkah laku yang abnormal dan sangat sensitif (mudah marah), kelumpuhan dan kekejangan pada anggota gerak. Penderita akan mati karena kesulitan untuk bernafas dan menelan dalam kurun waktu 2-10 hari.

4. Cacing